A). Hakikat pendidikan
Masyarakat dan Pemerintah suatu Negara berupaya untuk menjamin kelangsungan hidup generasi penerusnya secra berguna dan bermakna .Generasi penerus tersebut diharapkan akan mamapu mengatasi hari depan mereka yang selalu berubah dan trkait dengan konteks dinamika social budaya ,bangsa,Negara dan hubungan internasional karena itu pendidikan kewareganegaraan dimaksudkan agar kita memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela Negara ,memeiliki pola pikir ,sikap dan perilaku sebagai bukti cinta tanah air berdasarkan pancasila
B). Kemampuan Warga Negara
Untuk hidup bergna dan bermakna dan mampu mengantisipasi perkembangan ,perubahan masa depannya ,suatu Negara sanagat memerlukan pembekalan ilmu pengetahuan ,teknologi dan seni yang berdasarkan nilai-nilai pancasila ,keagamaan dan perjuangan bangsa .Tujuna utam pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegra sikap serta perilaku cinta tanah air .Kualitas warga Negara akan ditentukan oileh kenyakinan dan sikap hidup bermasyarakat ,berbangsa dan bernegara .
C). Menumbuhkan Wawasan Warga Negara
Setiap warga Negara republik Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan ,teknologi dan seni yg merupakan misi atau tanggung jawab pendidikan kewarganegaraan untuk menumbuhkan wawasan warga Negara dalam hal persahabtan ,pengertian antar bangsa ,perdamaian dunia dan perilaku yang berdasarkan nilai-nilai budaya bangsa .Pendidikan kewarganegaraan dilaksanakan oleh depdiknas di bawah kewenangan ditjen dikti.
D). Kompetensi yang diharapkan
Menurut UU No.2 tahun 1989 tentang sistim pendidikan nasional menjelaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan usaha untuk memebekali peserta didik dengan pengetahuan an kemampuan dasar berkaitan dengan hubungan antar warga Negara .
Kompetensi,yaitu seperangkat tindakan cerdas dan penuh rasa tanggung jawab yang harus dimilki seseorang agar ia mampu melaksanakan tugas dalam bidang tertentu
Kompetensi lulusan pendidikan kewarganegaraan,yaitu seperangkat tindakan cerdas dan penuh rasa tanggung jawab dari seorang warga Negara untuk mememcahkan masalah masalah yang ada
Pendidikan kewargnegaraan yang berhasil akan mmbuahkan sikap mental yg cerdas ,penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik .Sikap ini disertai dengan perilaku yang:
1.Beriaman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan menghargai nilai-nilai falsafah bangsa
2. Berbudi pekerti luhur ,berdisiplin berbangsa dan bernegra
3. Rasional ,dinamis,dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga Negara
4. Bersifat professional
5. Aktif memanfaatkan Ilmu penegetahuan dan teknologi
Minggu, 28 Februari 2010
Rabu, 24 Februari 2010
A. Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan
Nama : Aris Tomy Winarto
Kelas : 1DD01
NPM : 32209513
A. Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan
Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia dimulai sejak era sebelum dan selam penjajahan ,lalu dilanjutkan dengan era perebutan dan era mempertahankan kerdekaan hingga era pengisian kemerdekaan ,menimbulkan kondisi dan tuntutan yg berbeda ,kondisi tersebut di tanggapi oleh bangsa Indonesia berdasar kesamaan nilai” perjuangan bangsa .Kesamaan nhilai ini di landasi oleh jiwa,tekad dan semangat kebangsaan,lalu semua itu tumbuh menjadi kekuatan yg mampu mendorong proses terwujudnya Negara Republik Indonesia
Semangat perjuangan bangsa yg tak pernah menyerah tercermin pada perang kemerdekaan 17 Agustus 1945 ,semangat perjuanagn ini di landasi oleh keimanan ,ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha esa dan keikhlasan untuk berkorban merupakan nilai”perjuangan bangsa Indonesia .Semangat perjuangan bangsa merupakan kekuatan mental spiritual dan perilaku heroik dan patriotik telah menumbuhkan kekuatan ,kesanggupan dan kemauan yg luar biasa.
Nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut ,mempertahankan dan mengisi kemerdekaan telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat ,berbangsa ,dan bernegara namun semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan yang disebabkan oleh pengaruh globalisasi .
Globalisasi dilandasi oleh kuatnya lembaga”internasional ,Negara-negara maju yanhg ikut mengatur politik,ekonomi,social budaya ,dan pertahanan Negara republic Indonesia lalu kondisi ini menimbulkan berbagai konflik .Globalisasi juga ditandai oleh pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi,khusus di bidang informasi ,komunikasi dan transportasi membhuat dunia menjadi transparan .Kondisi ini akan mempengaruhi struktur kehidupan bermasayarakat ,berbangsa dan bernegara di Indonesia .Pada akhirnya ,kondisi tersebut akan mempengaruhi kondisi mental spiritual bangsa Indonesia semangat perjuangan bangsa merupakan kekuatan spiritual yang telah melahirkan kekeuatan yg luar biasa .
Kelas : 1DD01
NPM : 32209513
A. Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan
Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia dimulai sejak era sebelum dan selam penjajahan ,lalu dilanjutkan dengan era perebutan dan era mempertahankan kerdekaan hingga era pengisian kemerdekaan ,menimbulkan kondisi dan tuntutan yg berbeda ,kondisi tersebut di tanggapi oleh bangsa Indonesia berdasar kesamaan nilai” perjuangan bangsa .Kesamaan nhilai ini di landasi oleh jiwa,tekad dan semangat kebangsaan,lalu semua itu tumbuh menjadi kekuatan yg mampu mendorong proses terwujudnya Negara Republik Indonesia
Semangat perjuangan bangsa yg tak pernah menyerah tercermin pada perang kemerdekaan 17 Agustus 1945 ,semangat perjuanagn ini di landasi oleh keimanan ,ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha esa dan keikhlasan untuk berkorban merupakan nilai”perjuangan bangsa Indonesia .Semangat perjuangan bangsa merupakan kekuatan mental spiritual dan perilaku heroik dan patriotik telah menumbuhkan kekuatan ,kesanggupan dan kemauan yg luar biasa.
Nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut ,mempertahankan dan mengisi kemerdekaan telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat ,berbangsa ,dan bernegara namun semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan yang disebabkan oleh pengaruh globalisasi .
Globalisasi dilandasi oleh kuatnya lembaga”internasional ,Negara-negara maju yanhg ikut mengatur politik,ekonomi,social budaya ,dan pertahanan Negara republic Indonesia lalu kondisi ini menimbulkan berbagai konflik .Globalisasi juga ditandai oleh pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi,khusus di bidang informasi ,komunikasi dan transportasi membhuat dunia menjadi transparan .Kondisi ini akan mempengaruhi struktur kehidupan bermasayarakat ,berbangsa dan bernegara di Indonesia .Pada akhirnya ,kondisi tersebut akan mempengaruhi kondisi mental spiritual bangsa Indonesia semangat perjuangan bangsa merupakan kekuatan spiritual yang telah melahirkan kekeuatan yg luar biasa .
Senin, 11 Januari 2010
LAPORAN TUGAS IAD DAN SOFTSKILL..
assalamualaikum...
Kpd Yth: dosen mata kuliah IAD dan dosen sofskil
saya ingin melaporkan tugas iad yg telah saya buat,bahwa :
Nama : Aris Tomy Winarto
kelas : 1DD01
NPM ; 32209513
Telah membuat tugas soffskil dan tugas untuk mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar dan telah saya kirim melalui studensite,Tugas UG Portofolio...
dengan alamat URL:www.tomy-toms-speed.blogspot.com
atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih
Kpd Yth: dosen mata kuliah IAD dan dosen sofskil
saya ingin melaporkan tugas iad yg telah saya buat,bahwa :
Nama : Aris Tomy Winarto
kelas : 1DD01
NPM ; 32209513
Telah membuat tugas soffskil dan tugas untuk mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar dan telah saya kirim melalui studensite,Tugas UG Portofolio...
dengan alamat URL:www.tomy-toms-speed.blogspot.com
atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih
Jumat, 11 Desember 2009
SEJARAH KEHIDUPAN DI BUMI
Sejarah kehidupan di bumi yaitu berawwal ketika bumi baru saja terbentuk,dan yang terjadi selanjutnya adalah terjadinya proses evolusi kimiawi .
Proses Evolusi kimiawi,yaitu mengubah molekul-molekul yang berukuran kecil menjadi sebuah molekul yang berukuran besar ,lalu setelah itu melahirkan sel pertama ,sel pertama tersebut lalu membuat organisme multiseluler .
Organisme Multiseluler itu merupakan organisme yang terbentuk dari 2 sel organisme atau lebih . oleh sebab itu maka disebut organisme multiseluler.
Selanjutnya kita akan membahas Era-era terbentuknya Bumi.
Era - era terbentuknya bumi di bagi dalam beberapa Era,yaitu:
1)Era arkea /archean(4600-2500 juta thn yg lalu)
Pada era arkea ini bumi terbentuk melalui proses evolusi biokimiawi yang selanjutnya proses tersebut menghasilkan sel pertama dan menghasilkann organisme pertama.
2)Era proteozoikum/proterozoic(2500-544 juta tahun yg lalu
Pada era ini bumi terbentuk melalui sel prokarya ,lalu sel prokarya menghasilkan bakteri penghasil oksigen yg berguna bagi seluruh kehidupan manusia.Selain itu bumi juga terbentuk melelui sel eukaryota pertama yg mengahasilkan protista yg terbagi menjadi ;profita,protozoa,hewan overtabratamuncul.
3)Era Palezoikum/paleozoic(544-250 juta tahun yg lalu)
Pada era ini muncul hewan hewan bertulang belakang,seperti arthropoda ,vertebrata cth: ikan,reptil,tumbuhan paku"an dan fungi
4)Era Mesozoikum/mesozoic(250-60 juta tahun yg lalu)
Pada era ini mulai muncul hewan dinosaurus kecil,tak lama muncul dinosaurus besar,tetapi perlahan lahan mulai punah
lalu muncul tumbuhan bebunga ,serangga menyebar.
5)Era senozoikum/cenozoic(65 juta tahun yg lalu)
Pada era ini mulai muncul mamalia kecil dan tak lama muncul mamalia besar . dan pada eara ini muncul hewan primata seperti monyet ,karena monyet merupakan nenek moyang manusia yg disebut manusia purba lalu muncul manusia pertama dan muncul manusia modern.
Hal yg di jelaskan di atas merupakan sejarah terbentuknya bumi , bumi yg terbentuk melelui beberapa era atau tahapan trahapan proses terbentuknya bumi..
Proses Evolusi kimiawi,yaitu mengubah molekul-molekul yang berukuran kecil menjadi sebuah molekul yang berukuran besar ,lalu setelah itu melahirkan sel pertama ,sel pertama tersebut lalu membuat organisme multiseluler .
Organisme Multiseluler itu merupakan organisme yang terbentuk dari 2 sel organisme atau lebih . oleh sebab itu maka disebut organisme multiseluler.
Selanjutnya kita akan membahas Era-era terbentuknya Bumi.
Era - era terbentuknya bumi di bagi dalam beberapa Era,yaitu:
1)Era arkea /archean(4600-2500 juta thn yg lalu)
Pada era arkea ini bumi terbentuk melalui proses evolusi biokimiawi yang selanjutnya proses tersebut menghasilkan sel pertama dan menghasilkann organisme pertama.
2)Era proteozoikum/proterozoic(2500-544 juta tahun yg lalu
Pada era ini bumi terbentuk melalui sel prokarya ,lalu sel prokarya menghasilkan bakteri penghasil oksigen yg berguna bagi seluruh kehidupan manusia.Selain itu bumi juga terbentuk melelui sel eukaryota pertama yg mengahasilkan protista yg terbagi menjadi ;profita,protozoa,hewan overtabratamuncul.
3)Era Palezoikum/paleozoic(544-250 juta tahun yg lalu)
Pada era ini muncul hewan hewan bertulang belakang,seperti arthropoda ,vertebrata cth: ikan,reptil,tumbuhan paku"an dan fungi
4)Era Mesozoikum/mesozoic(250-60 juta tahun yg lalu)
Pada era ini mulai muncul hewan dinosaurus kecil,tak lama muncul dinosaurus besar,tetapi perlahan lahan mulai punah
lalu muncul tumbuhan bebunga ,serangga menyebar.
5)Era senozoikum/cenozoic(65 juta tahun yg lalu)
Pada era ini mulai muncul mamalia kecil dan tak lama muncul mamalia besar . dan pada eara ini muncul hewan primata seperti monyet ,karena monyet merupakan nenek moyang manusia yg disebut manusia purba lalu muncul manusia pertama dan muncul manusia modern.
Hal yg di jelaskan di atas merupakan sejarah terbentuknya bumi , bumi yg terbentuk melelui beberapa era atau tahapan trahapan proses terbentuknya bumi..
Senin, 07 Desember 2009
KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM
Sumber Daya adalah segala sesuatu yg dapat digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya .
Sumber daya alam 3 macam:
1)Sumber daya alam ,yaitu segala sesuatu yg bermanfaat bagi manusia yg berasal dari alam .
2)Sumber daya manusia ,yaitu sumber daya yg berasal dari manusia berupa ide ,kreativitas,dan pikiran manusia itu sendiri.
3)sumber daya buatan,yaitu segala sesuatu yg bermanfaat bagi manusia yg berasal dari uasaha manusia itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Seperti menanam padi,berkebun, dan bertambak.Itu semua merupakan sumber daya buatan manusia .
KONSERVASI
Konservasi adalah segala daya dan usaha manusia untuk memepertahankan hidup dan melindungi keberadaan sesuatu dari kepunahan.
Pelestarian Sumber daya alam bertujuan untuk menjamin ,melindungi agar kualitas lingkungan alam tetap lestari.
Hal"yg dapat kita lakukan agar sumber daya alam tetap ada adalah dengan usaha:
1)membuat aturan hukum dan undang''tentang larangan menebang hutan sembarangan.
2)melakukan reboisasi
3)memebuat suaka margasatwa untuk melindungi hewan"dan tumbuhan"yg hampir punah.
4)melakukuan sistem tebang pilih.
SDA(Sumber Daya Alam) ada 2:
1) SDA dapat habis ,yaitu SDA yg hanya dapat digunakan satu kali saja dan tidak dapat diperbaharui dalam kurun waktu yg singkat.
CTH: ekosistem alami
2) SDA tidak dapat habis,yaitu SDA yg dapat digunakan lebih dari satu kali dan adapat diperbaharui lagi dgn kurunwaktu yg singkat .
CTH: flora dan fauna
Sumber daya alam 3 macam:
1)Sumber daya alam ,yaitu segala sesuatu yg bermanfaat bagi manusia yg berasal dari alam .
2)Sumber daya manusia ,yaitu sumber daya yg berasal dari manusia berupa ide ,kreativitas,dan pikiran manusia itu sendiri.
3)sumber daya buatan,yaitu segala sesuatu yg bermanfaat bagi manusia yg berasal dari uasaha manusia itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Seperti menanam padi,berkebun, dan bertambak.Itu semua merupakan sumber daya buatan manusia .
KONSERVASI
Konservasi adalah segala daya dan usaha manusia untuk memepertahankan hidup dan melindungi keberadaan sesuatu dari kepunahan.
Pelestarian Sumber daya alam bertujuan untuk menjamin ,melindungi agar kualitas lingkungan alam tetap lestari.
Hal"yg dapat kita lakukan agar sumber daya alam tetap ada adalah dengan usaha:
1)membuat aturan hukum dan undang''tentang larangan menebang hutan sembarangan.
2)melakukan reboisasi
3)memebuat suaka margasatwa untuk melindungi hewan"dan tumbuhan"yg hampir punah.
4)melakukuan sistem tebang pilih.
SDA(Sumber Daya Alam) ada 2:
1) SDA dapat habis ,yaitu SDA yg hanya dapat digunakan satu kali saja dan tidak dapat diperbaharui dalam kurun waktu yg singkat.
CTH: ekosistem alami
2) SDA tidak dapat habis,yaitu SDA yg dapat digunakan lebih dari satu kali dan adapat diperbaharui lagi dgn kurunwaktu yg singkat .
CTH: flora dan fauna
Kamis, 03 Desember 2009
ABOUT ME…!!!
Nama saya adalah Aris Tomy Winarto,teman-teman saya biasa memanggil saya dengan nama tomy..,saya lahir di Kota Jakarta ,pada tanggal 7 November 1989 . Bintang saya Scorpio.Agama yang saya anut Islam.
Alamat Rumah saya ,saya bertempat tinggal di Komplek Asrama Brimob,Pejaten Barat,Pasar Minggu.
Mengenai hoby saya ,saya sejak kecil menyukai hoby olahraga,sebab dengan berolahraga kita dapat hidup sehat dan terhindar dari segala jenis penyakit. Tetapi ada beberapa jenis olahraga yang sangat saya sukai.Seperti: Sepak Bola,Bola Basket,Berenang,Jogging dll.
Disamping Olahraga,saya juga menyukai makanan makanan yang banyak mengandung gizi dan vitamin.Sebab saya menyukai pola hidup sehat.Pola hidup sehat ,yaitu kita harus menyeimbangkan antara olahraga dengan konsumsi makanan yg bergizi.
Untuk Film kesukaan ,saya menyukai film yg menyangkut masalah modifikasi motor,sebab saya sangat suka untuk memodifikasi motor .
Saat ini saya sedang menjalani pendidikan di sebuah Universitas Swasta di daerah depok,tepatnya yaitu di Universitas Gunadarma,saya mengambil Fakultas Ekonomi ,Jurusan Manajemen Keuangan.
Bagi teman-teman yg ingin bersahabat dan mengenal saya lebih jauh ,dapat membuka FB saya,hehee… lamat email saya Tomy_071189@yahoo.com..
Bye….
Alamat Rumah saya ,saya bertempat tinggal di Komplek Asrama Brimob,Pejaten Barat,Pasar Minggu.
Mengenai hoby saya ,saya sejak kecil menyukai hoby olahraga,sebab dengan berolahraga kita dapat hidup sehat dan terhindar dari segala jenis penyakit. Tetapi ada beberapa jenis olahraga yang sangat saya sukai.Seperti: Sepak Bola,Bola Basket,Berenang,Jogging dll.
Disamping Olahraga,saya juga menyukai makanan makanan yang banyak mengandung gizi dan vitamin.Sebab saya menyukai pola hidup sehat.Pola hidup sehat ,yaitu kita harus menyeimbangkan antara olahraga dengan konsumsi makanan yg bergizi.
Untuk Film kesukaan ,saya menyukai film yg menyangkut masalah modifikasi motor,sebab saya sangat suka untuk memodifikasi motor .
Saat ini saya sedang menjalani pendidikan di sebuah Universitas Swasta di daerah depok,tepatnya yaitu di Universitas Gunadarma,saya mengambil Fakultas Ekonomi ,Jurusan Manajemen Keuangan.
Bagi teman-teman yg ingin bersahabat dan mengenal saya lebih jauh ,dapat membuka FB saya,hehee… lamat email saya Tomy_071189@yahoo.com..
Bye….
Rabu, 02 Desember 2009
Peran Manusia Dalam Pelestarian Lingkungan Hidup
1) Membangun Rasa Cinta Terhadap Lingkungan
Jurgen Moltman, seorang filsuf dan pecinta lingkungan hidup mengatakan bahwa kerusakan lingkungan hidup secara khusus pembabatan hutan yang berlebihan berarti dengan sendirinya merupakan salah satu bentuk penghancuran areal yang menyediakan dasar untuk hidup manusia sebagai keseluruhan.
Lebih khusus Prof. Dr. Emil Salim, Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Indonesia periode 1987-1992 melukiskan keadaan bumi sedang berada dalam keadaan yang rusak. Emil Salim menyebutkan penyebab utamanya adalah karena pengeksploitasian pohon diberbagai tempat di muka bumi ini. Dalam keterangannya disebutkan bahwa salah satu ancaman yang paling serius akibat kerusakan yang dialami bumi adalah naiknya suhu bumi.
Menurut Emil Salim akibat lain dari pengeksploitasian pohon tersebut adalah iklim yang tidak menentu, kerusakan tanah, air bersih makin sulit, dan udara makin panas (“Tangis Sang Bumi” dalam Tempo tahun XX No. 28 April 1990, hlm 73).
Pernyataan Emil Salim sepuluh tahun silam ini masih tetap aktual untuk didegungkan pada millenium baru ini sebab sampai sekarang pun pembabatan hutan masih tetap terjadi. Mochtar Lubis, salah seorang budayawan Indonesia juga mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam khususnya menyangkut masalah pengeksploitasian hutan alam yang tak kenal ampun. Kerakusan manusia itu dilukiskan Mochtar Lubis dengan pernyataan yang sungguh menyayat hati.
“
Hati saya sungguh merasa terganggu. Hutan tak ubahnya seakan sebuah Medan perang ditinggalkan oleh pasukan-pasukan yang berperang. Tunggul-tunggul pohon besar jadi monument kehancuran hutan dan pohon-pohon yang ditebang untuk membuka jalan bagi menarik pohon-pohon komersial ke sungai, terbaring malang melintang sebagai mayat-mayat serdadu yang tewas. Mereka ditinggalkan begitu saja, karena nilai komersilnya tidak ada atau rendah sama sekali” (dikutif dari buku Hansjurg Steinling, Menuju Kelestarian Hutan. Jakarta: Obor, 1988).
Pernyataan ketiga tokoh ini dapat kita jadikan dasar untuk menggugah perasaan dan nurani kita agar mencintai dan berani berjuang untuk melestarikan lingkungan hidup serta berefleksi akan keberadaan dan makna pepohonan dalam menunjang kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya di muka bumi ini.
Peranan manusia dalam proses pembentukan pelestarian alam sangat penting dan sangat dominan. Lingkungan yang lestari sangat ditentukan oleh sikap dan tindakan manusia. Interaksi yang sepadan antara manusia dan lingkungannya melulu ditentukan oleh manusia sebagai pemegang kekuasaan yang mesti digunakan secara arif. Dasar untuk dapat bersahabat dengan alam adalah dengan menanamkan rasa cinta yang mendalam terhadap lingkungan hidup.
Manusia dalam dirinya mempunyai potensi untuk mencinta. Cinta pada lingkungan hidup dengan segala makhluk didalamnya, akan menciptakan damai dan harmoni antara manusia dan alam lingkungannya.
Selanjutnya rasa cinta pada lingkungan hidup akan membawa kesadaran mendalam bahwa dunia dan segala isinya termasuk manusia adalah satu, dalam arti sama-sama memiliki peranan penting dalam tatanan dunia. Interaksi dari setiap unsur atau komponen alam ini menyatu membentuk keutuhan dunia. Di dalam segalanya itu, manusia punya keistimewaan yakni memiliki akal budi. Keistimewaan yang dimiliki manusia ini sekaligus memikul tanggung jawab besar dalam melestarikan lingkungan dengan segala yang ada di dalamnya. Manusia diberi Allah kuasa untuk memelihara segala ciptaan-Nya dengan penuh tanggung jawab. Dengan ini jelas bahwa cinta pada lingkungan hidup dengan segala makhluk di dalamnya akan menciptakan damai dan harmoni antara manusia dan alam lingkungannya.
2) Tanam dan Pelihara Pohon
Pendayagunaan setiap ciptaan hendaknya didasari berbagai pertimbangan yang matang dan sehat. Sebelum bertindak, terutama menyangkut penebangan pohon, hendaknya disadari bahwa pohon itu bukan hanya milik seorang atau kelompok tertentu. Umat manusia diharapkan bersama-sama melestarikan pohon bukan hanaya dengan cara retoris tetapi telebih dengan tindakan kongkrit. Setiap orang diharapkan mau dan penuh kesadaran untuk menanam dan memelihara pohon atau jenis tanaman lain di segala tempat yang memungkinkan.
Setiap orang, secara khusus pengusaha pemegang HPH diharapkan sedapat mungkin menghentikan pemotongan pohon sampai keberadaan lingkungan hidup dalam hal ini hutan alam sudah pulih kembali. Sebagai contoh analogi: Sebelum seseorang menebang sebatang pohon dalam kebunnya pertama-tama haruslah mempertimbangkan waktu yang diperlukan untuk menanam pohon itu dan dampak sampingan penebangan pohon itu. Tanpa ada pertimbangan, maka tidak sedikit kerugian yang harus ditanggung oleh si pemilik kebun itu sendiri. Manusia boleh mengolah kekayaan alam akan tetapi harus memperhatikan berberapa catatan penting yang tak dapat diabaikan yakni bertindak secara bertanggungjawab, memikirkan masa depan generasi mendatang, dan mengembangkan sikap konservatif.
Kongkritnya untuk menjadi sahabat lingkungan hidup tidak perlu harus seorang pakar, tidak harus anggota organisasi atau lembaga terkait, tidak harus aktivis atau selebritis, dan tidak harus terhambat dengan ketiadaan dana. Karena yang diperlukan adalah komitmen, tekad kuat, tujuan mulia, solusi yang mudah dimengerti, menerapkan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari dengan kemauan menanam dan memelihara pohon demi masa depan anak cucu bangsa. Semua kita punya tanggungjawab bersama untuk melestarikan dan memelihara pohon bukan hanya dengan cara retoris tetapi terlebih dengan tindakan kongkrit.
Jurgen Moltman, seorang filsuf dan pecinta lingkungan hidup mengatakan bahwa kerusakan lingkungan hidup secara khusus pembabatan hutan yang berlebihan berarti dengan sendirinya merupakan salah satu bentuk penghancuran areal yang menyediakan dasar untuk hidup manusia sebagai keseluruhan.
Lebih khusus Prof. Dr. Emil Salim, Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Indonesia periode 1987-1992 melukiskan keadaan bumi sedang berada dalam keadaan yang rusak. Emil Salim menyebutkan penyebab utamanya adalah karena pengeksploitasian pohon diberbagai tempat di muka bumi ini. Dalam keterangannya disebutkan bahwa salah satu ancaman yang paling serius akibat kerusakan yang dialami bumi adalah naiknya suhu bumi.
Menurut Emil Salim akibat lain dari pengeksploitasian pohon tersebut adalah iklim yang tidak menentu, kerusakan tanah, air bersih makin sulit, dan udara makin panas (“Tangis Sang Bumi” dalam Tempo tahun XX No. 28 April 1990, hlm 73).
Pernyataan Emil Salim sepuluh tahun silam ini masih tetap aktual untuk didegungkan pada millenium baru ini sebab sampai sekarang pun pembabatan hutan masih tetap terjadi. Mochtar Lubis, salah seorang budayawan Indonesia juga mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam khususnya menyangkut masalah pengeksploitasian hutan alam yang tak kenal ampun. Kerakusan manusia itu dilukiskan Mochtar Lubis dengan pernyataan yang sungguh menyayat hati.
“
Hati saya sungguh merasa terganggu. Hutan tak ubahnya seakan sebuah Medan perang ditinggalkan oleh pasukan-pasukan yang berperang. Tunggul-tunggul pohon besar jadi monument kehancuran hutan dan pohon-pohon yang ditebang untuk membuka jalan bagi menarik pohon-pohon komersial ke sungai, terbaring malang melintang sebagai mayat-mayat serdadu yang tewas. Mereka ditinggalkan begitu saja, karena nilai komersilnya tidak ada atau rendah sama sekali” (dikutif dari buku Hansjurg Steinling, Menuju Kelestarian Hutan. Jakarta: Obor, 1988).
Pernyataan ketiga tokoh ini dapat kita jadikan dasar untuk menggugah perasaan dan nurani kita agar mencintai dan berani berjuang untuk melestarikan lingkungan hidup serta berefleksi akan keberadaan dan makna pepohonan dalam menunjang kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya di muka bumi ini.
Peranan manusia dalam proses pembentukan pelestarian alam sangat penting dan sangat dominan. Lingkungan yang lestari sangat ditentukan oleh sikap dan tindakan manusia. Interaksi yang sepadan antara manusia dan lingkungannya melulu ditentukan oleh manusia sebagai pemegang kekuasaan yang mesti digunakan secara arif. Dasar untuk dapat bersahabat dengan alam adalah dengan menanamkan rasa cinta yang mendalam terhadap lingkungan hidup.
Manusia dalam dirinya mempunyai potensi untuk mencinta. Cinta pada lingkungan hidup dengan segala makhluk didalamnya, akan menciptakan damai dan harmoni antara manusia dan alam lingkungannya.
Selanjutnya rasa cinta pada lingkungan hidup akan membawa kesadaran mendalam bahwa dunia dan segala isinya termasuk manusia adalah satu, dalam arti sama-sama memiliki peranan penting dalam tatanan dunia. Interaksi dari setiap unsur atau komponen alam ini menyatu membentuk keutuhan dunia. Di dalam segalanya itu, manusia punya keistimewaan yakni memiliki akal budi. Keistimewaan yang dimiliki manusia ini sekaligus memikul tanggung jawab besar dalam melestarikan lingkungan dengan segala yang ada di dalamnya. Manusia diberi Allah kuasa untuk memelihara segala ciptaan-Nya dengan penuh tanggung jawab. Dengan ini jelas bahwa cinta pada lingkungan hidup dengan segala makhluk di dalamnya akan menciptakan damai dan harmoni antara manusia dan alam lingkungannya.
2) Tanam dan Pelihara Pohon
Pendayagunaan setiap ciptaan hendaknya didasari berbagai pertimbangan yang matang dan sehat. Sebelum bertindak, terutama menyangkut penebangan pohon, hendaknya disadari bahwa pohon itu bukan hanya milik seorang atau kelompok tertentu. Umat manusia diharapkan bersama-sama melestarikan pohon bukan hanaya dengan cara retoris tetapi telebih dengan tindakan kongkrit. Setiap orang diharapkan mau dan penuh kesadaran untuk menanam dan memelihara pohon atau jenis tanaman lain di segala tempat yang memungkinkan.
Setiap orang, secara khusus pengusaha pemegang HPH diharapkan sedapat mungkin menghentikan pemotongan pohon sampai keberadaan lingkungan hidup dalam hal ini hutan alam sudah pulih kembali. Sebagai contoh analogi: Sebelum seseorang menebang sebatang pohon dalam kebunnya pertama-tama haruslah mempertimbangkan waktu yang diperlukan untuk menanam pohon itu dan dampak sampingan penebangan pohon itu. Tanpa ada pertimbangan, maka tidak sedikit kerugian yang harus ditanggung oleh si pemilik kebun itu sendiri. Manusia boleh mengolah kekayaan alam akan tetapi harus memperhatikan berberapa catatan penting yang tak dapat diabaikan yakni bertindak secara bertanggungjawab, memikirkan masa depan generasi mendatang, dan mengembangkan sikap konservatif.
Kongkritnya untuk menjadi sahabat lingkungan hidup tidak perlu harus seorang pakar, tidak harus anggota organisasi atau lembaga terkait, tidak harus aktivis atau selebritis, dan tidak harus terhambat dengan ketiadaan dana. Karena yang diperlukan adalah komitmen, tekad kuat, tujuan mulia, solusi yang mudah dimengerti, menerapkan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari dengan kemauan menanam dan memelihara pohon demi masa depan anak cucu bangsa. Semua kita punya tanggungjawab bersama untuk melestarikan dan memelihara pohon bukan hanya dengan cara retoris tetapi terlebih dengan tindakan kongkrit.
Langganan:
Postingan (Atom)