Apa yang disebut NARKOBA
Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah :
• Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
• Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
• Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat, seperti:
• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.
Jenis Narkoba menurut efeknya
Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:
1. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.
2. Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.
3. Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.
Penyalahgunaan Narkoba
Kebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penefitian. Tetapi karena berbagai alasan - mulai dari keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya, lambang status sosial, ingin melupakan persoalan, dll. - maka narkoba kemudian disalahgunakan. Penggunaan terus menerus dan berianjut akan menyebabkan ketergantungan atau dependensi, disebut juga kecanduan.
Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut:
coba-coba
senang-senang
menggunakan pada saat atau keadaan tertentu
penyalahgunaan
ketergantungan
Dampak penyalahgunaan Narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.
Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.
Dampak Fisik:
1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi
2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim
4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
Dampak Psikis:
1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
Dampak Sosial:
1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga
3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.
Bahaya bagi Remaja
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.
Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja.
Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.
Apa yang masih bisa dilakukan?
Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkat intervensi, yaitu
1. Primer, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga, dll. Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN, lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga.
2. Sekunder, pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 - 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental, dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik, antara 1 - 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap.
3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi, antara 3-12 bulan, untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat, dan Fase sosialiasi dalam masyarakat, agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuat kelompok-kelompok dukungan, mengembangkan kegiatan alternatif, dll.
Sumber : ROMEAL ABDALLA SMA LABSCHOOL JAKARTA
Rabu, 30 Maret 2011
Minggu, 20 Maret 2011
lyric lagu Indonesia Raya
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Dampak Perubahan Cuaca yg Ekstrim
Akhir-akhir ini cuaca di indonesia ga menentu kadang panas kadang hujan,sebentar panas sebentar hujan,malah terkadang ketika malam tiba suhu udara bisa sedingin di puncak,dan ketika pagi hari menjelang siang hari panas nya bisa 2 kali lipat dari biasanya.
Hal ini sangat tidak baik bagi kehidupan manusia.Karena akibat perubahan cuaca yang tak menentu banyak orang-orang yang tadinya sehat menjadi kurang sehat bagi yang yang memiliki ketahanan tubuh yang kuat mereka akan terhindar dari berbagai macam penyakit,tapi yang ketahanan tubuhnya lemah maka akan mudah terkena penyakit,ini diakibatkan perubahan cuaca yang tak menentu.
ada beberapa cara yang kita bisa lakukan agar terhindar dari penyakit penyakit yang disebabkan oleh perubahan cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini.Seperti banyak minum air putih ,makan makanan yang mengandung gizi,protein dan vitamin dan jangan lupa untuk selalu berolahraga agar fisik tetap terjaga.Selain itu kuarangi juga pola istirahat yang tidak teratur sperti bergadang .Karena istirahat yang cukup akan membantu kita tetap fit
Hal ini sangat tidak baik bagi kehidupan manusia.Karena akibat perubahan cuaca yang tak menentu banyak orang-orang yang tadinya sehat menjadi kurang sehat bagi yang yang memiliki ketahanan tubuh yang kuat mereka akan terhindar dari berbagai macam penyakit,tapi yang ketahanan tubuhnya lemah maka akan mudah terkena penyakit,ini diakibatkan perubahan cuaca yang tak menentu.
ada beberapa cara yang kita bisa lakukan agar terhindar dari penyakit penyakit yang disebabkan oleh perubahan cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini.Seperti banyak minum air putih ,makan makanan yang mengandung gizi,protein dan vitamin dan jangan lupa untuk selalu berolahraga agar fisik tetap terjaga.Selain itu kuarangi juga pola istirahat yang tidak teratur sperti bergadang .Karena istirahat yang cukup akan membantu kita tetap fit
Kamis, 24 Februari 2011
Hari yang sangat menyebalkan
Tanggal 24 februari 2011 tepatnya hari kamis saya bangun pagi dan mulai bersiap untuk berangkat kuliah.Setelah selesai bersiap-siap pukul 8 pagi akhirnya saya berangkat menuu kampus.Perjalanan dari rumah kira-kira sekitar 30 menit.
Pukul 8.30 akhirnya saya sampai di kampus dan siap untuk mengikuti makul hari itu.Tak lama berselang akhirnya pelajaran pun dimulai.saya dan teman-teman menyimak pelajran dengan sangat serius.Tepat pukul 10.30 makul pun selesai dan segera dilanjutkan dengan makul sofskill komunikasi bisnis,namun karena makul tersebut hanya masuk sebulan sekali ,akhirnya setelah selesai makul satu saya memutuskan untuk pulang ke rumah dikarenakan jeda waktu untuk mulai makul ke 3 sekitar 4 jam,sehingga saya memutuskan untuk pulang kerumah.
sesampainya dirumah sekitar pukul 11 saya langsung istirahat sejenak untuk memulihkan stamina,karena saat itu saya sangat lapar akhirnya saya makan.Setelah itu pukul 12 saya pergi ke bengkel untuk menyervis motor sampai dengan pukul 13.30.Setelah menyervis motor saya langsung pulang kerumah untuk bersiap-siap kembali ke kampus.
Pukul 14.00 saya berangkat dr rumah untuk menuju kembali ke kampus jalan ketika itu tidak terlalu ramai sesampainya di daerah lenteng agung tepatnya dekat putaran isip,tiba-tiba mesin motor saya mati mendadak dan akhirnya saya tidak bisa mengikuti makul ke 3 karena harus memperbaiki motor saya.
Saya sangat menyesal dengan kejadian itu,karena saya sudah berniat untuk masuk kembali dan mengikuti makul ke 3 itu,namun apa mau dikata allah memberi ku cobaan dan saya hanya bisa bersabar..
Pukul 8.30 akhirnya saya sampai di kampus dan siap untuk mengikuti makul hari itu.Tak lama berselang akhirnya pelajaran pun dimulai.saya dan teman-teman menyimak pelajran dengan sangat serius.Tepat pukul 10.30 makul pun selesai dan segera dilanjutkan dengan makul sofskill komunikasi bisnis,namun karena makul tersebut hanya masuk sebulan sekali ,akhirnya setelah selesai makul satu saya memutuskan untuk pulang ke rumah dikarenakan jeda waktu untuk mulai makul ke 3 sekitar 4 jam,sehingga saya memutuskan untuk pulang kerumah.
sesampainya dirumah sekitar pukul 11 saya langsung istirahat sejenak untuk memulihkan stamina,karena saat itu saya sangat lapar akhirnya saya makan.Setelah itu pukul 12 saya pergi ke bengkel untuk menyervis motor sampai dengan pukul 13.30.Setelah menyervis motor saya langsung pulang kerumah untuk bersiap-siap kembali ke kampus.
Pukul 14.00 saya berangkat dr rumah untuk menuju kembali ke kampus jalan ketika itu tidak terlalu ramai sesampainya di daerah lenteng agung tepatnya dekat putaran isip,tiba-tiba mesin motor saya mati mendadak dan akhirnya saya tidak bisa mengikuti makul ke 3 karena harus memperbaiki motor saya.
Saya sangat menyesal dengan kejadian itu,karena saya sudah berniat untuk masuk kembali dan mengikuti makul ke 3 itu,namun apa mau dikata allah memberi ku cobaan dan saya hanya bisa bersabar..
Macam-Macam Komunikasi
A. Komunikasi Menurut Cara Penyampaian
Pada dasarnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lain karena manusia selain makhluk individu juga sekaligus makhluk social yang memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang dapat secara terampil berkomunikasi, oleh karena itu perlu dikenali berbagai cara penyampaian informasi.
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :
a. Komunikasi Lisan
- Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatap muka, misalnya dialog dua orang.
- Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.
b. Komunikasi Tertulis
- Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat kompleks
- Gambar dan foto karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
B. Komunikasi Menurut Kelangsungannya
Menurut Kelangsungannya, komunikasi dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Langsung
Proses komunikasi dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
2. Komunikas Tidak Langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.
C. Komunikasi Menurut Prilaku
Komunikasi menurut prilaku dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Formal
Komunikasi yang terjadi diantara organisasi / perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasinya, misalnya rapat kerja perusahaan, konferensi, seminar dan sebagainya.
2. Komunikasi Informal
Komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan, misalnya kabar burung, desas-desus, dan senagainya.
3. Komunikasi Nonformal
Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan tersebut, misalnya rapat tentang ulang tahun perusahaan, dan sebagainya.
D. Komunikasi Menurut Maksud Komunikasi
Menurut maksud komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Berpidato
2. Memberi Ceramah
3. Memberi Prasaran
4. Wawancara
5. Memberi Perintah atau Tugas
Dengan demikian jelas bahwa inisiatif komunikator menjadi faktor penentu, demikian pula kemampuan komunikator tersebutlah yang memegang peranan keberhasilan proses komunikasinya.
E. Komunikasi Menurut Ruang Lingkup
Menurut Ruang Lingkupnya, komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Komunikasi Internal
Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkngan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.
Komunikasi internal dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
a. Komunikasi vertical yang terjadi dalam bentuk komunikasi dari atasan kepada bawahan, misalnya perintah, teguran, pujian, dan sebagainya.
b. Komunikasi horizontal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi / kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan sejajar .
c. Komunikasi diagonal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan tidak sama pada posisi tidak sejalur vertical.
2. Komunikasi Eksternal
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada diluar organisasi atau perusahaan tersebut.
Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk :
a. Eksposisi, pameran, promosi, dan sebagainya
b. Konperensi pers
c. Siaran televise, radio dan sebagainya
d. Bakti social, pengabdian pada masyarakat dan sebagainya.
Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapatkan pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerjasama dengan masyarakat.
F. Komunikasi Menurut Aliran Informasi
Komunikasi menurut Aliran Informasi dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi satu arah ( simplex )
Komunikasi yang berlangsung satu pihak saja ( one way Communication ).
2. Komunikasi dua arah
Komunikasi yang bersifat timbal balik ( two ways communication ).
3. Komunikasi ke atas
Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan.
4. Komunikasi ke bawah
Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
5. Komunikasi kesamping
Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar.
G. Komunikasi Menurut Jaringan Kerja
Didalam sebuah organisasi atau perusahaan, komunikasi akan terlaksana menurut system yang ditetapkan dalam jaringan kerja.
Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi jaringan kerja rantai
Komunikasi terjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
2. Komunikasi jaringan kerja lingkaran
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang bebrbentuk seperti lingkaran.
3. Komunikasi jaringan bintang
Komunikasi ini terjadi melalui satu sentral dan saluran yang dilalui lebih pendek.
H. Komunikasi Menurut Peranan Individu
Dalam komunikasi ini, peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
1. Komunikasi antar individu dengan individu yang lain
Komunikasi ini terlaksana baik secara nonformal maupun informal, yang jelas individu yang bertindak sebagai komunikator harus mampu mempengaruhi individu yang lain.
2. Komunikasi antar individu dengan lingkungan yang lebih luas
Komunikasi ini terjadi karena individu yang dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih luas.
3. Komunikasi antar individu dengan dua kelompok atau lebih
Komunikasi ini individu berperan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis.
I. Komunikasi Menurut Jumlah Yang Berkomunikasi
Komunikasi menurut Jumlah yang berkomunikasi, dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Perseorangan
Komunikasi yang terjadi secara perseorangan atau individual antara pribadi dengan pribadi tentang permasalahan yang bersifat pribadi juga.
2. Komunikasi Kelompok
Komunikasi yang berlangsung dalam suatu kelompok atau grup tentang masalah-masalah yang menyangkut kepentingan banyak orang dalam kelompok. Komunikasi ini lebih terbuka dibandingkan dengan komunikasi perseorangan.
Sumber : nonequeen.wordpress.com
Pada dasarnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lain karena manusia selain makhluk individu juga sekaligus makhluk social yang memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang dapat secara terampil berkomunikasi, oleh karena itu perlu dikenali berbagai cara penyampaian informasi.
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :
a. Komunikasi Lisan
- Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatap muka, misalnya dialog dua orang.
- Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.
b. Komunikasi Tertulis
- Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat kompleks
- Gambar dan foto karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
B. Komunikasi Menurut Kelangsungannya
Menurut Kelangsungannya, komunikasi dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Langsung
Proses komunikasi dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
2. Komunikas Tidak Langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.
C. Komunikasi Menurut Prilaku
Komunikasi menurut prilaku dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Formal
Komunikasi yang terjadi diantara organisasi / perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasinya, misalnya rapat kerja perusahaan, konferensi, seminar dan sebagainya.
2. Komunikasi Informal
Komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan, misalnya kabar burung, desas-desus, dan senagainya.
3. Komunikasi Nonformal
Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan tersebut, misalnya rapat tentang ulang tahun perusahaan, dan sebagainya.
D. Komunikasi Menurut Maksud Komunikasi
Menurut maksud komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Berpidato
2. Memberi Ceramah
3. Memberi Prasaran
4. Wawancara
5. Memberi Perintah atau Tugas
Dengan demikian jelas bahwa inisiatif komunikator menjadi faktor penentu, demikian pula kemampuan komunikator tersebutlah yang memegang peranan keberhasilan proses komunikasinya.
E. Komunikasi Menurut Ruang Lingkup
Menurut Ruang Lingkupnya, komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Komunikasi Internal
Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkngan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.
Komunikasi internal dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
a. Komunikasi vertical yang terjadi dalam bentuk komunikasi dari atasan kepada bawahan, misalnya perintah, teguran, pujian, dan sebagainya.
b. Komunikasi horizontal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi / kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan sejajar .
c. Komunikasi diagonal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan tidak sama pada posisi tidak sejalur vertical.
2. Komunikasi Eksternal
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada diluar organisasi atau perusahaan tersebut.
Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk :
a. Eksposisi, pameran, promosi, dan sebagainya
b. Konperensi pers
c. Siaran televise, radio dan sebagainya
d. Bakti social, pengabdian pada masyarakat dan sebagainya.
Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapatkan pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerjasama dengan masyarakat.
F. Komunikasi Menurut Aliran Informasi
Komunikasi menurut Aliran Informasi dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi satu arah ( simplex )
Komunikasi yang berlangsung satu pihak saja ( one way Communication ).
2. Komunikasi dua arah
Komunikasi yang bersifat timbal balik ( two ways communication ).
3. Komunikasi ke atas
Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan.
4. Komunikasi ke bawah
Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
5. Komunikasi kesamping
Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar.
G. Komunikasi Menurut Jaringan Kerja
Didalam sebuah organisasi atau perusahaan, komunikasi akan terlaksana menurut system yang ditetapkan dalam jaringan kerja.
Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi jaringan kerja rantai
Komunikasi terjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
2. Komunikasi jaringan kerja lingkaran
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang bebrbentuk seperti lingkaran.
3. Komunikasi jaringan bintang
Komunikasi ini terjadi melalui satu sentral dan saluran yang dilalui lebih pendek.
H. Komunikasi Menurut Peranan Individu
Dalam komunikasi ini, peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
1. Komunikasi antar individu dengan individu yang lain
Komunikasi ini terlaksana baik secara nonformal maupun informal, yang jelas individu yang bertindak sebagai komunikator harus mampu mempengaruhi individu yang lain.
2. Komunikasi antar individu dengan lingkungan yang lebih luas
Komunikasi ini terjadi karena individu yang dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih luas.
3. Komunikasi antar individu dengan dua kelompok atau lebih
Komunikasi ini individu berperan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis.
I. Komunikasi Menurut Jumlah Yang Berkomunikasi
Komunikasi menurut Jumlah yang berkomunikasi, dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Perseorangan
Komunikasi yang terjadi secara perseorangan atau individual antara pribadi dengan pribadi tentang permasalahan yang bersifat pribadi juga.
2. Komunikasi Kelompok
Komunikasi yang berlangsung dalam suatu kelompok atau grup tentang masalah-masalah yang menyangkut kepentingan banyak orang dalam kelompok. Komunikasi ini lebih terbuka dibandingkan dengan komunikasi perseorangan.
Sumber : nonequeen.wordpress.com
Jumat, 11 Februari 2011
PENGERTIAN KOMUNIKASI BISNIS
Seperti yang kita ketahui bersama jika komunikasi merupakan elemen terpenting yang diberikan tuhan kepada manusia, karena dengan komunikasi kita menjadi mahluk hidup bukan benda lagi, komunikasi bisa menghidupkan nyawa sosial yang menjadi harapan kita untuk tetap berperan sebagai manusia
Selain komunikasi ada juga faktor penting yang harus kita lakukan, yaitu bisnis, yah bisnis, karena dengan bisnis kita bisa menghasilkan simbiosis mutualisme untuk memenuhi kebutuhan dan hasrat hidup kita sebagai manusia.Jika komunikasi adalah elemen yang membedakan kita sebagai makhluk hidup dengan benda, bisnis juga merupakan elemen penting yang tidak hanya membedakan kita dengan benda, tetapi juga membedakan kita sebagai manusia dengan hewan
Nah, jika kita gabungkan dua kekuatan elemen ini, Komunikasi dengan Bisnis, pasti akan menjadi sesuatu yang luar biasa, terlebih jika kita berhasil menguasai penyatuan keduanya ini
Komunikasi Bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam jenis dan bentuk komunikasi untuk mencapai tujuan bisnis.
Karena Komunikasi bisnis ini merupakan komunikasi yang terjadi di dunia bisnis, kita tidak boleh melanggar norma-norma yang ditetapkan oleh dunia bisnis ketika melakukan komunikasi.
Biasanya komunikasi bisnis memiliki aturan yang ketat, keras, formal, terstatndar dan tanpa toleransi.
Sumber : commfiles.com ( communication and information files)
Selain komunikasi ada juga faktor penting yang harus kita lakukan, yaitu bisnis, yah bisnis, karena dengan bisnis kita bisa menghasilkan simbiosis mutualisme untuk memenuhi kebutuhan dan hasrat hidup kita sebagai manusia.Jika komunikasi adalah elemen yang membedakan kita sebagai makhluk hidup dengan benda, bisnis juga merupakan elemen penting yang tidak hanya membedakan kita dengan benda, tetapi juga membedakan kita sebagai manusia dengan hewan
Nah, jika kita gabungkan dua kekuatan elemen ini, Komunikasi dengan Bisnis, pasti akan menjadi sesuatu yang luar biasa, terlebih jika kita berhasil menguasai penyatuan keduanya ini
Komunikasi Bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam jenis dan bentuk komunikasi untuk mencapai tujuan bisnis.
Karena Komunikasi bisnis ini merupakan komunikasi yang terjadi di dunia bisnis, kita tidak boleh melanggar norma-norma yang ditetapkan oleh dunia bisnis ketika melakukan komunikasi.
Biasanya komunikasi bisnis memiliki aturan yang ketat, keras, formal, terstatndar dan tanpa toleransi.
Sumber : commfiles.com ( communication and information files)
Rabu, 05 Januari 2011
Profil Wirausaha yg Sukses
Anggota :
1. Andhita Meirizka Ramadhani (312.07.382)
2. Aris Tomy Winarto (322.09.513)
3. Ella Noviyanthi (322.09.628)
Profil Usaha
Usaha kostan yang bernama “Kost Biru” bertempat di Jl. Akses UI Gg. Ester No.9 di Kelapa Dua-Depok. Usaha ini didirikan pada bulan Maret 1995. Pemiliknya bernama Pak Ahmad. Awalnya pemilik tidak mempunyai keinginan untuk membuat tempat tinggalnya menjadi kostan tetapi karena kamar di lantai atas tidak ada yang menempati maka direnovasi sedemikian rupa dari 2 kamar menjadi 8 kamar. Apek-aspek dalam pendirian usaha kostan adalah :
a. Aspek Pasar
Kostan Biru terletak dilokasi yang strategis yaitu dekat dengan Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia, BSI dan Perusahaan – Perusahaan atau Instansi. Kost-kostan dijadikan alternative bagi mahasiswa dan pegawai yang berada di luar wilayah Depok. Harga yang ditawarkan cukup murah dibandingkan kost-kostan yang berada di wilayah Jakarta. Kostan ini juga dapat dijangkau dengan angkutan umum yang memudahkan para mahasiswa dan pegawai melakukan aktivitasnya.
b. Aspek Teknik dan Teknologi
Dengan lokasi yang cukup strategis, kost-kostan ini akan banyak diminati oleh para calon konsumen khususnya mahasiswa dan pegawai.
- Sumber Daya Alam
Hal yang utama dalam mendirikan kost-kostan yaitu luas tanah yang dimiliki. Dengan luas tanah 300 m, pemilik dapat mendayagunakan sebagai penghasil tambahan. Kost-kostan ini tidak mempunyai dampak signifikan bagi alam sekitar karena didirikan berada diatas rumah pemilik.
- Sumber Daya Manusia
Karena kost-kostan ini tidak memiliki kamar yang begitu banyak maka sumber daya alam yang digunakan untuk mengatur dan mengawasi kostan ini adalah dengan tenaga sendiri (pemilik).
- Sumber Daya Tekhnologi
Sekarang banyak tempat kost yang menawarkan Wifi bagi calon konsumen. Tapi kostan ini tidak menggunakan tekhnologi ini.
- Sumber Daya Modal
Modal yang digunakan dalam pendirian kost-kostan berasal dari modal pemilik sendiri.
c. Aspek Keuangan
1. Pendapatan
- Jumlah penduduk Kelapa 2 Depok th 2010 : 4.669 jiwa
- Mahasiswa 20% : 9.334 jiwa
- Pegawai 10% : 4.667 jiwa
Jumlah 14.001 jiwa
2. Pencari kost-kostan/peminat : 5% x 14.001 jiwa = 700 jiwa
- Pendapatan/bulan : Rp 300.000 x 8 kamar = Rp 2.400.000
- Keuntungan yang diperoleh selama setahun : Rp 2.400.000 x 12 bulan = Rp 28.800.000
3. Pengeluaran
- Biaya listrik&air (Rp 250.000 x 12 bulan) = Rp 3.000.000
- Biaya (kasur,bantal,meja,lemari (Rp 400.000 x 8) = Rp 3.200.000
- Biaya reparasi = Rp 500.000
- Biaya kebersihan (Rp 10.000 x 12 bulan) = Rp 120.000
- Pajak (Rp 2.400.000 x 5% x 12 bulan) = Rp 1.440.000
Total Pengeluaran Rp 8.260.000
4. Kelayakan
Rp 28.800.000 – Rp 8.260.000 = Rp 20.540.000 (Layak)
d. Aspek Ekonomi
Dampak dari usaha kost-kostan ini cukup menguntungkan karena dengan berdirinya usaha ini dapat menambah penghasilan pemilik serta membuka peluang usaha bagi masyarakat yang tinggal di sekitar tempat kostan tersebut yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar kostan.
e. Aspek Yuridis
Berdasarkan hukum yang berlaku, usaha kost-kostan ini legal karena memiliki IMB, pemilik juga telah mendaftarkan diri sebagai wajib pajak dan setiap bulannya pemilik membayar pajak kepada instansi daerah / dispenda.
1. Andhita Meirizka Ramadhani (312.07.382)
2. Aris Tomy Winarto (322.09.513)
3. Ella Noviyanthi (322.09.628)
Profil Usaha
Usaha kostan yang bernama “Kost Biru” bertempat di Jl. Akses UI Gg. Ester No.9 di Kelapa Dua-Depok. Usaha ini didirikan pada bulan Maret 1995. Pemiliknya bernama Pak Ahmad. Awalnya pemilik tidak mempunyai keinginan untuk membuat tempat tinggalnya menjadi kostan tetapi karena kamar di lantai atas tidak ada yang menempati maka direnovasi sedemikian rupa dari 2 kamar menjadi 8 kamar. Apek-aspek dalam pendirian usaha kostan adalah :
a. Aspek Pasar
Kostan Biru terletak dilokasi yang strategis yaitu dekat dengan Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia, BSI dan Perusahaan – Perusahaan atau Instansi. Kost-kostan dijadikan alternative bagi mahasiswa dan pegawai yang berada di luar wilayah Depok. Harga yang ditawarkan cukup murah dibandingkan kost-kostan yang berada di wilayah Jakarta. Kostan ini juga dapat dijangkau dengan angkutan umum yang memudahkan para mahasiswa dan pegawai melakukan aktivitasnya.
b. Aspek Teknik dan Teknologi
Dengan lokasi yang cukup strategis, kost-kostan ini akan banyak diminati oleh para calon konsumen khususnya mahasiswa dan pegawai.
- Sumber Daya Alam
Hal yang utama dalam mendirikan kost-kostan yaitu luas tanah yang dimiliki. Dengan luas tanah 300 m, pemilik dapat mendayagunakan sebagai penghasil tambahan. Kost-kostan ini tidak mempunyai dampak signifikan bagi alam sekitar karena didirikan berada diatas rumah pemilik.
- Sumber Daya Manusia
Karena kost-kostan ini tidak memiliki kamar yang begitu banyak maka sumber daya alam yang digunakan untuk mengatur dan mengawasi kostan ini adalah dengan tenaga sendiri (pemilik).
- Sumber Daya Tekhnologi
Sekarang banyak tempat kost yang menawarkan Wifi bagi calon konsumen. Tapi kostan ini tidak menggunakan tekhnologi ini.
- Sumber Daya Modal
Modal yang digunakan dalam pendirian kost-kostan berasal dari modal pemilik sendiri.
c. Aspek Keuangan
1. Pendapatan
- Jumlah penduduk Kelapa 2 Depok th 2010 : 4.669 jiwa
- Mahasiswa 20% : 9.334 jiwa
- Pegawai 10% : 4.667 jiwa
Jumlah 14.001 jiwa
2. Pencari kost-kostan/peminat : 5% x 14.001 jiwa = 700 jiwa
- Pendapatan/bulan : Rp 300.000 x 8 kamar = Rp 2.400.000
- Keuntungan yang diperoleh selama setahun : Rp 2.400.000 x 12 bulan = Rp 28.800.000
3. Pengeluaran
- Biaya listrik&air (Rp 250.000 x 12 bulan) = Rp 3.000.000
- Biaya (kasur,bantal,meja,lemari (Rp 400.000 x 8) = Rp 3.200.000
- Biaya reparasi = Rp 500.000
- Biaya kebersihan (Rp 10.000 x 12 bulan) = Rp 120.000
- Pajak (Rp 2.400.000 x 5% x 12 bulan) = Rp 1.440.000
Total Pengeluaran Rp 8.260.000
4. Kelayakan
Rp 28.800.000 – Rp 8.260.000 = Rp 20.540.000 (Layak)
d. Aspek Ekonomi
Dampak dari usaha kost-kostan ini cukup menguntungkan karena dengan berdirinya usaha ini dapat menambah penghasilan pemilik serta membuka peluang usaha bagi masyarakat yang tinggal di sekitar tempat kostan tersebut yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar kostan.
e. Aspek Yuridis
Berdasarkan hukum yang berlaku, usaha kost-kostan ini legal karena memiliki IMB, pemilik juga telah mendaftarkan diri sebagai wajib pajak dan setiap bulannya pemilik membayar pajak kepada instansi daerah / dispenda.
Langganan:
Postingan (Atom)